Daftar Blog Saya

Páginas

Jumat, 26 September 2014

Metode Inkuiri



Metode  Inkuiri
Untuk mengetahui secara jelas mengenai pengertian metode inkuiri, maka di bawah ini telah dirumuskan oleh beberapa ahli mengenai definisi metode inkuiri sabagai berikut.
Sumantri (1998:164) menarik kesimpulan sebagai berikut,
Metode inkuiri atau metode penemuan adalah cara penyajian pelajaran yang memberi kesempadan kepada peserta didik untuk menemukan informasi dengan atau tanpa bantuan guru. Metode penemuan melibatkan peserta didik dalam proses-proses mental dalam rangka penemuan memungkinkan para peserta didik menemukan sendiri informasi-informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajarnya.
Ahli lain seperti Nurhadi (2004:122) berpendapat bahwa “dalam pembelajaran dengan penemuan/inkuiri, siswa didorong untuk belajar sebagaian besar melalui keterlibatan aktif dengan konsep-konsep dan prinsip-prinsip, dan guru mendorong siswa untuk memiliki pengalaman dan melakukan percobaan yang memungkinkan mereka menemukan prinsip-prinsip untuk diri mereka”.

Phillips (dalam Arnyana, 2007:39) mengemukakan “inkuiri merupakan pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkan pada semua jenjang pendidikan. Pembelajaran dengan pendekatan ini sangat terintegrasi meliputi penerapan proses sains yang menerapkan proses berpikir logis dan berpikir kritis”. Ahli lain seperti Sanjaya (2008:196) berpendapat bahwa “strategi pembelajaran inkuiri adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan”.
Menyimak pendapat para ahli tersebut  mengenai metode inkuiri, meskipun dengan rumusan yang berbeda-beda namun dari segi makna tidak saling bertentangan karena sama-sama memberikan tekanan bahwa metode inkuiri itu adalah kegiatan pembelajaran yang melibatkan seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki sesuatu masalah secara kritis, logis, dan analis sehingga siswa dapat menemukan jawaban atau pemecahan dari masalah tersebut.
Joyce (dalam Gulo, 2005:194) menyatakan bahwa kondisi-kondisi umum yang merupakan syarat timbulnya kegiatan inkuiri bagi siswa adalah: (1) aspek sosial di dalam kelas dan suasana bebas terbuka dan permisif yang mengundang siswa berdiskusi, (2) berfokus pada hipotesis yang perlu diuji kebenarannya, dan (3) penggunaan fakta sebagai evidensi dan di dalam proses pembelajaran dibicarakan validitas dan reliabilitas tentang fakta, sebagaimana lazimnya dalam pengujian hipotesis
Sudrajat, (2008:1) menyatakan, “proses inkuiri dilakukan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut. (1) merumuskan masalah, (2) mengembangkan hipotesis, (3) menguji jawaban tentative, (4) menarik kesimpulan, (5) menerapkan kesimpulan dan generalisasi”.
Tahapan-tahapan dalan Proses menerapkan metode inkuiri tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.
1)      Merumuskan masalah
Kemampuan yang dituntut adalah: (a) kesadaran terhadap masalah, (b) melihat pentingnya masalah, dan (c) merumuskan masalah.
2)      Mengembangkan hipotesis
Kemampuan yang dituntut dalam mengembangkan hipotesis ini adalah: (a) menguji dan menggolongkan data yang dapat diperoleh, (b) melihat dan merumuskan hubungan yang ada secara logis, dan merumuskan hipotesis.
3) Menguji jawaban tentative
Kemampuan yang dituntut adalah: (a) menyusun peristiwa, terdiri dari: mengidentifikasi peristiwa yang dibutuhkan, mengumpulkan data, dan mengevaluasi data,  (b) menyusun data, terdiri dari: mentranslasikan data, menginterpretasikan data, dan mengklasifikasikan data, (c) analisis data, terdiri dari: melihat hubungan, mencatat persamaan dan perbedaan, dan mengidentifikasikan datan, konsekuensi, dan keteraturan.
4) Menarik kesimpulan
Kemampuan yang dituntut adalah: (a) mencari pola dan makna hubungan, dan (b) merumuskan kesimpulan
5)      Menerapkan kesimpulan dan generalisasi
Guru dalam mengembangkan sikap inkuiri di kelas mempunyai peranan sebagai konselor, konsultan, teman yang kritis dan fasilitator. Guru harus dapat membimbing dan merefleksikan pengalaman kelompok, serta memberi kemudahan bagi kerja kelompok.

Pengertian Metode Inkuiri dan Demonstrasi dalam Pembelajaran



Pengertian Metode Inkuiri dan Metode Demonstrasi
Menurut Mulyani Sumantri dan Johar Permana ( 2000: 114 ) Metode adalah cara – cara yang ditempuh guru untuk menciptakan situasi pengajaran yang benar-benar menyenangkan dan mendukung bagi kelancaran proses belajar dan tercapainya prestasi belajar anak yang memuaskan.
Metode adalah cara yang digunakan guru untuk mengajar dengan berbagai aktifitas supaya tercipta kegiatan belajar yang kondusif dan menyenangkan dan siswa mendapatkan pemahaan dengan jelas.
b. Metode Inkuiri
1). Pengertian Metode Inkuiri
Metode Inkuiri menurut Sumantri M. Dan Johar Permana (2000:142) adalah cara penyajian pelajaran dengan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menemukan informasi dengan atau tanpa bantuan guru.
Metode Inkuiri memungkinkan para peserta didik menemukan sendiri informasi-informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan belajarnya, karena Metode Inkuiri melibatkan peserta didik dalam proses-proses mental untuk penemua suatu konsep berdasarkan informasi-informasi yang diberikan guru.
Jadi Metode Inkuiri adlah pelaksanaan belajar mengajar dengan cara siswa mencari dan menemukan konsep dengan atau bantuan dari guru.
2). Alasan Penggunaa Metode Inkuiri
Alasan penggunaan Metode Inkuiri dalam pembelajaran menurut Sumantri M dan Johar Permana (2000: 142-143) adalah sebagai berikut:
a) Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan yang pesat
Seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan yang pesat , guru dituntut untuk kreatif dalam menyajikan pembelajaran agar anak didik dapat menguasai pengetahuan sesuai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan. Salah satu langkah guru dalam menyikapi hal tersebut adalah menyajikan pembelajaran dengan menggunakan metode inkuiri.
b) Belajar tidak hanya diperoleh dari sekolah, tetapi juga dari lingkungan
Kita harus menanamkan pemahaman anak didik bahwa belajar tidak hanya diperoleh dari sekolah tetapi juga dari lingkungan sedini mungkin. Metode Inkuipi dapat membantu guru dalam menanamkan pemahaman tersebut. Metode ini mengajak siswa untuk belajar mandiri dengan maupun tanpa bimbingan dari
guru.Siswa mwngembangkan kemampuan yang diperoleh dari lingkungannya untuk menemukan suatu konsep dalam pembelajaran.
c) Melatih peserta didik untuk memiliki kesadaran sendiri tentang kebutuhan belajarnya
Metode ini menekankan pada keaktifan siswa mnemukan suatu konsep pembelajaran dengan kemampuan yang dimilikinya. Dengan langkah pembelajaran tersebut aka siswa akan dapat memiliki kesadaran tentang kebutuhan belajarnya.
d) penanaman kebiasaan belajar berlangsung seumur hidup
Penanaman kebiasaan untuk belajar berlangsung seumur hidup dapat dilaksaakan dengan metode inkuiri. Dalam metode ini siswa diarahkan untuk selalu mengembangkan pola pikirnya dalam mengembangkan konsep pembelajaran. Siswa dituntut untuk selalu mencari pengetahuan yang menunjang pemahaman siswa terhadap konsep pembelajaran. Hal inilah yang menjadi langkah awal guru dalam penanaman terhadap siswa tentang pengertian bahwa belajar berlangsung seumur hidup.
Alasan pengggunaan Metode Inkuiri adalah karena dengan menemukan sendiri tentang konsep yang dipelajari siswa akan lebih memahami ilmu dan ilmu tersebut akan bertahan lama.
3). Langkah-langkah Metode Inkuiri
Langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan metode inkuiri menurut Ibrahim dan Nur, (2000: 13), antara lain sebagai berikut:
a) Orientasi siswa pada masalah
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran , menjelaskan logistik yangdibutuhkan dan memotivasi siswa terliibat pada aktivitas pemecahan masalah.
b) Mengorganisasikan siswa dalam belajar
Guru membantu siswa adalam mengidentifikasi dan mengorganisasikan tugas tugas yang berkaitan dengan masaklah serta menyediakan alat
c) Membimbing penyelidikan individual maupunkelompok
Guru mendporongsiswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen yangberkaitan dengan pemecahan masalah
d) Menyajikan atau mempresentasdikan hasil kegiatan
Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan model yang membantui mereka untuk berbagi tugas dengantemannya.
e) Mengevaluasi kegiatan
Guru membantu sisa untuk merefleksi pada penyelidikan dan proses penemuan yang digunakan
Langkah yang digunakan dalam metode inkuiri dimulai dengan mengajarkan beberapa pertanyaan dengan memberikan beberapa informasi secara singkat, diluruskan agar tidak tersesat. Berdasarkan bahan yang ada sisawa didorong untuk berfikir sendiri sehingga dapat menemukan prinsip umum. Seberapa jauh guru dalammembimbinbg siswa tergantung pada kemampuan siswaa dan matero yang dipelajari. Metode inkuiri memberi kesempatan siswa menyelidiki dan mewnarik kesimpulan.
4). Tujuan Metode Inkuiri
Adapun tujuan dari metode inkuiri adalah sebagai berikut:
a) meningkatkan keterlibatan peserta didikdalam menemukan dan memproses bahan pelajarannya.
b) mengurangi ketergantungan siswa pada guru untuk mendapatkan pelajarannya
c) melatih peserta didik dalam menggali dan memanfaatkan lingkungan asebagai sumber belajar yang tidakada habisnya
d) memberi pengalaman belajar seumur hidup
e) meningkatkabn ketrlibatan peserta didikdalam menemukan dan memrosesbahan pelajarannya
f) mengurangi ketergantungna peserta didik padaguru untuk mendaopatkan pengalaman belajarnya
g) melatih peserta didik menggali dan memanfaaatkan liongkunean sebagai sumber belajar yang tidak ada habisnya
h) memberi pengalaman belajar seumur hidup
5). Kebaikan Metode Inkuiri
Menurut Mulyani Sum,antri dan Johar Permana (2000:143) kebaikan metodaer inkuiri adalah:
a) Sisawa ikut berpartisispasi secaraaktif didalam kegiatan belajarnya, sebab metode inkuiri menekankan poad proses pengolahan infpormasi pada peserta didik
b) Siswa benar-benar dapat memahami suatu konsep dan rumuis, sebab siswa mewngakanmi sendiri proses untuk mendapatkan konsep atau rumustersaebuyt.
c) Metode ini memungkinkan sikap ilmia h dan menimbulakan semangat ingintahu para siswa.
d) Dengan menemukan sendiri siswa merasa sanbgat puas dengasn demikian kepuasa mental sebagai nilai intrinsik siswa terpenuhi.
e) Guru tetap memiliki kontak pribadi
f) Penemuan yang diperoleh peserta didik dapat menjadi kepemilikan yang sangan sulit dilupkan.
6). Kelemahan Metode Inkuiri
2. Metode Inkuiri
a. Metode Demonstrasi
1) Pengertian Metode Demonstrasi
Metode Demonstrasi menurut Mulyani Sumantri dan Johar Permana (2001: 133) yaitu:
Metode demonstrasi diartikan sebagai cara penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada peserta didik suatu proses, situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik dalam bentuk sebenarnya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar lain yang memahami atau ahli dalam topik bahasan yang harus didemonstrasikan.
Pada metode demonstrasi guru memperlihatkan suatu proses atau kejadian kepada murid atau memperlihatkan cara kerja suatu alat kepada siswa. Dalam pembelajaran Matematika, metode demonstrasi banyak dipergunakan untuk mengembangkan suatu pengertian, mengemukakan masalah, penggunaan prinsip, pengujian kebenran secara teoritis dan memperkuat suatu pengertian (Soekarno, dkk. 1981: 43).
2) Tujuan Penggunaan Metode Demonstrasi
Tujuan penggunaan metode demonstrasi menurut Mulyani Sumantri dan Johar Permana (2001: 133) yaitu:
Adapun tujuan penggunaan metode demonstrasi ini adalah a. Mengajarkan suatu proses atau prosedur yang harus dimiliki peserta didik atau dikuasai peserta didik; b. Mengkongkritkan informasi atau penjelasan kepada peserta didik; c. Mengembangkan kemampuan pengamatan pandangan dan penglihatan para peserta didik secara bersama-sama.
Berdasarkan pernyataan di atas, tujuan digunakannya metode demonstrasi dalam sustu pembelajaran adalah a) mengajarkan proses atau prosedur, b) mengkongkritkan informasi, dan c) pengembangan kemampuan melihat melalui pengamatan.
Beberapa hal yang harus diperhatikan guru sebelum dan pada waktu mengadakan demonstrai menurut Soekarno, dkk. (1981: 44-46) adalah:
a) Demonstrasi itu harus dicoba terlebih dahulu sebelum dilakukan di depan kelas.
b) Tujuan demonstrasi ditentukan terlebih dahulu oleh guru.
c) Usahakan agar demonstrasi dapat dilihat oleh peserta didik.
d) Alat-alat yang digunakan sebaiknya sederhana.
e) Demonstrasi dilaksanakan berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.
3) Langkah-langkah Metode Demonstrasi
Langkah-langkah pembelajaran demonstrasi menurut Fat Hurrahman (2008) adalah a) Perencanaan: berupa perumusan tujuan, langkah-langkah pembelajaran, waktu pelaksanaan, dan menetapkan rencana penilaian; b) Pelaksaannya: memeriksa kembali perencanaan, melakukan demonstrasi yang menarik perhatian siswa, mengingat pokok materi yang sedang di demonstrasikan, memperhatikan keadaan siswa, memeberi kesempatan siswa untuk aktif, dan menghindari ketegangan.
b. Metode Eksperimen
1) Pengertian Metode Eksperimen
Menurut Mulyani Sumantri dan Johar Permana (2001: 136) metode eksperimen adalah suatu cara belajar mengajar yang melibatkan peserta didik untuk ikut mengalami, membuktikan sendiri proses dan hasil percobaan. Sedangkan Soekarno, dkk. (1981: 47) mengartikan metode eksperimen sebagai suatu pekerjaan yang menggunakan alat-alat Matematika untuk mengetahui sesuatu yang baru bagi anak-anak dan mengetahui apa yang terjadi jika suatu proses tertentu terjadi.
Berdasarkan pernyataan di atas, penulis menyimpulkan bahwa metode eksperimen adalah suatu proses belajar mengajar dengan melibatkan siswa dalam melakukan kegiatan dengan bantuan alat-alat untuk mengetahui perlakuan proses terhadap konsep atau materi tertentu.
2) Tujuan Metode Eksperimen
Adapun tujuan dari metode eksperimen adalah: a. Agar peserta didik mampu menyimpulkan fakta-fakta, informasi atau data yang diperoleh; b. Melatih peserta didik merancang, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan percobaan; c. Melatih peserta didik menggunakan logika berfikir induktif untuk menarik kesimpulan dari fakta, informasi atau dat yang terkumpul melalui percobaan. (Mulyani Sumantri dan Johar Permana, 2001: 136).
Tujuan dari eksperimen atau percobaan supaya memberi kesempatan bagi siswa untuk dapat menemukan sendiri konsep-konsep yang mereka pelajari dan mengembangkan cara berpikir yang rasional.
Menurut Fat Hurrahman (2008) target dari metode eksperimen adalah supaya siswa dapat membuktikan kebenaran dari teori-teori konsep yang berlaku dan supaya siswa mendapat kepuasan dari hasil belajarnya.
3) Langkah-langkah Metode Eksperimen
Menurut Fat Hurrahman (2008) langkah-langkah dalam pembelajaran dengan metode eksperimen adalah a) Perencanaan: yaitu meliputi kegiatan menerangkan metode eksperimen, membicarakan terlebih dahulu permasalahan yang dapat diangkat, menetapkan alat-alat yang diperlukan, menentukan langkah-langkah apa saja yang perlu dicatat dan variabel-variabel yang harus dikontrol; b) Pelaksanaan: melaksanakan pembelajaran dengan metode eksperimen, mengumpulkan laporan, memproses kegiatan dan mengadakan tes untuk menguji pemahaman siswa.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan metode eksperimen menurut Fat Hurrahman (2008) adalah sebagai berikut:
a) Persiapkan terlebih dahulu bahan-bahan yang dibutuhkan.
b) Usahakan siswa terlibat langsung sewaktu mengadakan eksperimen.
c) Sebelum dilaksanakan eksperimen siswa terlebih dahulu diberikan pengaranhan tentang petunjuk dan langkah-langkah kegiatan eksperimen yang akan dilakukan.
d) Lakukan pengelompokan atau masing-masing individu melakukan percobaan yang telah direncanakan, bila hasilnya belum memuaskan dapat diulangi lagi untuk membuktikan kebenarannya.
e) Setiap individu atau kelompok dapat melaporkan hasil pekerjaannya secara tertulis.
Sebaiknya metode eksperimen ini diterapkan pada pelajaran atau materi-materi yang belum diterangkan oleh metode lain, sehingga metode eksperimen ini terasa benar fungsinya bagi siswa.
c. Metode Inkuiri
1) Penggunaan Metode Inkuiri
Metode Inkuiri menurut Fat Hurrahman (2008) ini cocok digunakan apabila:
a) Untuk memberikan latihan keterampilan tertentu pada siswa.
b) Untuk memudahkan penjelasan yang diberikan agar siswa langsung mengetahui dan dapat terampil dalam melakukannya.
c) Untuk membantu siswa memahami suatu proses secara cermat dan teliti.
Pada dasarnya penggunaan metode Inkuiri adalah untuk mempermudah pembelajaran yang berupa pemahaman proses dari suatu konsep materi dengan melibatkan kemampuan siswa dalam melatih keterampilan kerjanya. Selain itu, metode ini juga membantu siswa memperoleh dan membangun kemampuan belajarnya sendiri.
2) Keunggulan Metode Inkuiri
Keunggulan Metode Inkuiri ini adalah: a. Perhatian siswa akan terpusat sepenuhnya pada anak yang di-Demonstrasikan atau di-Eksperimenkan; b. Memberikan pengalaman praktis yang dapat membentuk ingatan yang kuat dan keterampilan dalam berbuat; c. Hal-hal yang menjadi teka-teki siswa dapat terjawab melelui eksperimen; d. Menghindarkan kesalahan siswa dalam mengambil kesimpulan karena mereka mengamati secara langsung jalannya proses demonstrasi yang diadakan atau eksperimen. (Fat Hurrahman, 2008).
Metode Inkuiri ini sangat baik digunakan dalam pembelajaran. Metode ini membuat siswa terpusat dengan meteri yang sedang dibahas, memperkecil kesempatan siswa untuk bermain sendiri saat pelajaran, dan memberikan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa.
Metode Inkuiri ini juga dapat menghindarkan kebingungan siswa karena siswa dapat memperoleh jawaban bedasarkan kegiatan yang mereka lakukan sendiri.
3) Kelemahan Metode Inkuiri
Kelemahan Metode Inkuiri menurut Fat Hurrahman (2008) adalah:
a) Persiapan dan pelaksanaannya memakan waktu yang cukup lama.
b) Metode ini tidak efektif bila tidak ditunjang dengan peralatan yang lengkap sesuai dengan kebutuhan.
c) Sukar dilaksanakan bila siswa belum matang kemampuan untuk melaksanakannya.
Ada beberapa hal yang memang harus diperhatikan ketika akan menggunakan metode Inkuiri ini. Selain memeiliki keunggulan, namun kelemahan juga banyak. Persiapan dan antisipasi pelaksanaan harus benar-benar direncanakan dengan matang

Minggu, 20 Juli 2014

Jadwal Pelajaran Kurkulum 2013 untuk SD

Jadwal Pelajaran Kurikulum 2013 untuk SD


Saat ini saya akan share Jadwal Pelajaran Kurikulum 2013 untuk SD saja sementara untuk SMP dan SMK
akan saya posting nanti. Kali ini hanya untuk Kelas 1 , 2 , 4 dan 5 , Kelas 3 dan 6 menyusul.

√ Kelas 1 Silahkan Download di bawah ini.
https://www.dropbox.com/s/nh5bs8ucugka9ty/jadwal-pembelajaran-kelas-1.xlsx

√ Kelas 2 Silahkan Download di bawah ini.
https://www.dropbox.com/s/wzbdmm5t70is5be/jadwal-pembelajaran-kelas-2.xlsx

√ Kelas 4 Silahkan Download di bawah ini.
https://www.dropbox.com/s/yiz8fpvpqt81bli/jadwal-pembelajaran-kelas-4.xlsx

√ Kelas 5 Silahkan Download di bawah ini.
https://www.dropbox.com/s/cbw0upymn8tkp8w/jadwal-pembelajaran-kelas-5.xlsx

Semoga bermanfaat..

Sumber : kkgjaro.blogspot.com & kangmartho.com

Kamis, 03 Juli 2014

Download Film Omar Bin Khattab Subtitle Indonesia Terbaru 2014

Download Film Omar Bin Khattab  Subtitle Indonesia


Film bertitle Omar ini, yang serentak tayang di beberapa negara di seluruh dunia. Di Indonesia film ini tayang di MNC TV mulai tanggal 1 pada bulan ramadhan tahun ini setiap jam 3.45 WIB . Tontonan yang pas sekali sehabis sahur sembari menunggu waktu sholat adzan subuh.

Film Omar ini sangat-sangat layak ditonton karena pada film ini terdapat banyak sekali mengandung nilai kehidupan. Serial ini mengandung aspek dramatis yang sangat menarik. Penggambaran kondisi Mekkah saat itu juga digambarkan dengan sangat baik, kondisi psikologis masyarakat, bentuk kultur yang ada, hingga kondisi lingkungan kota Mekkah pada saat itu.

Berikut adalah link download film Umar bin Khattab - The Series lengkap dengan subtitle berbahasa Indonesia. Seluruh file film berformat mp-4 dengan ukuran masing-masing 60 hingga 100 mb (kualitas gambar bagus).



Untuk Subtitle dapat diperoleh di link berikut: Subtitle Bahasa Indonesia 30 Series. Namun maaf, untuk subtitle episode 4 sampai 9 terjemahannya kurang bagus karena diterjemahkan dengan google translate dari subtitle berbahasa inggris Omar 4 – 9.

Keterangan untuk menggunakan subtitle: 
  1. Letakkan file film mp4 dan subtitle berformat srt nya dalam satu folder. Pastikan nama file film sama dengan nama file subtitle, misal (TV Series) Omar Ibnu Khattab-ep1.mp4 maka subtitlenya (TV Series) Omar Ibnu Khattab-ep1.srt. Buka file fim dengan GOM Player (recommended) atau video player yang lain, seperti VLC, Media Player Classic dan lain-lain. InsyaAllah nanti timbul secara otomatis.
  2. Jika tidak timbul bisa juga dengan cara manualbuka video dan biarkan lalu “drag and drop" (klik tahan, geser, lepas) file subtitle ke video yang sedang di putar.
  3. Jika masih tidak timbul juga, silahkan buka file subtitle dengan Notepad. Seleksi seluruh subtitle (ctrl+A), Copy (ctrl+C) lalu pastekan (ctrl+V) di Ms. Word. Selanjutnya ctrl+Fpilih tab "raplace". Isi kolom "find what" dengan "->" (satu strip, tanpa petik) kemudian isi kolom "raplace with" dengan "-->" (dua strip, tanpa petik). Lalu klik "raplace all". Jika sudah, copy semua dengan ctrl+A dan ctrl+C. Masuk ke subtitle asal yang kita buka, hapus semua isinya, kemudian paste (ctrl+V). Save! Coba lagi dengan 1 dan 2 diatas.

  

Disclaimer : 
Karena subtitle ini di buat dengan:
  1. Menyalin subtitle dari MNC TV dan MBC, sehingga Hak Cipta kembali kepada pihak MNC TV dan MBC.
  2. Kerja keras (bangun lebih awal di waktu sahur untuk merekam MNC TV, mengetik subtitle dari MNC TV atau menerjemahkan subtitle dari MBC, kemudian mensync subnya)
  3. Menghabiskan banyak waktu (hampir 3-4 jam untuk buat 1 subtitle)
Kami minta jangan ada yang menjual Serial TV Umar ini dengan menggunakan subtitle yang kami buat. Dikarenakan kita menghargai MNC TV dan MBC yang menyiarkan Serial TV ini dan kerja keras kami dalam mengerjakan subtitle Omar ini.
Demikianlah, atas pengertiannya kami ucapkan terimakasih.  
sumber : http://www.mmmindonesia-info.tk/p/disclaimer.html dan http://ibnumariam.wordpress.com/2012/08/30/download-film-omar-bin-khattab-30-series-lengkap-subtitle-indonesia/

Rabu, 11 Juni 2014

Cara Melihat NISN 2014

NISN di Verval peserta didik datanya berasal dari hasil sinkronisasi dapodikdas & PDSP.
NISN  datanya berasal dari hasil sinkronisasi dapodikdas dan PDSP.
Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) baru hasil sinkronisasi database Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dapat dilihat melalui laman website Verifikasi dan Validasi (Verval) peserta didik. Penerbitan NISN baru ini melalui mekanisme sinkronisasi database Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Untuk melihat NISN secara online dapat mengujungi laman resmi Kemendikbud http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/sys/login. Username dan password yang digunakan untuk login di laman verval peserta didik ini sama dengan yang digunakan operator sekolah di Aplikasi Dapodikdas.

Di dalam website tersebut terdapat tiga menu utama, yaitu home, referensi, dan residu. Home adalah halaman utama dimana bisa dilihat perbandingan data dan progres harian. Di menu referensi bisa dicek data NISN yang valid. Sedangkan residu digunakan untuk validasi nama (identitas) siswa.

Di menu residu dapat dilihat data siswa yang tidak masuk ke tab referensi, berarti siswa tersebut belum mempunyai NISN atau siswa mempunyai NISN tetapi tidak sesuai datanya dengan di dapodik hasil sinkronisasi dan Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP). Panduan verval peserta didik untuk NISN bisa diunduh di sini



Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/05/cara-melihat-nisn-melalui-verval-peserta-didik.html#ixzz34NyQ4gly

KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015 UNTUK SD , SMP, SMA DAN YANG SEDEREJAT

KALENDER PENDIDIKAN 
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
         

·         Untuk mempersiapkan kegiatan-kegiatan pendidikan tahun pelajaran baru 2014/2015 yang dimulai pertengahan Juli 2014 mendatang dibutuhkan kalender pendidikan. Tahun pelajaran 2014/2015 mulai diimplementasi kurikulum baru untuk kelas 1, 2, 4, dan 5 di seluruh SD se-Indonesia.

Kalender pendidikan tahun pelajaran 2014/2015 sebagai dasar panduan atau dasar dalam proses pembelajaran. Dapat diketahui waktu pelaksanaan ulangan semester, libur semester, dan hari efektif. Selengkapnya kalender pendidikan tahun pelajaran 2014/2015 dapat didownload di tuatan berikut ini:
·        

Dalam implementasi Kurikulum 2013 ada beberapa perangkat pembelajaran yang sudah dibuatkan pusat dan ada perangkat pembelajaran yang harus dikembangkan guru sendiri. Tahun ajaran baru harus disambut dengan semangat baru, dengan perencanaan serta target yang ingin dicapai. 
Semoga bermanfaat... dan jangan lupa tinggalkan komentarnya
·